ISOLASI NANOSELULOSA DARI PELEPAH POHON SALAK SEBAGAI FILLER PADA FILM BERBASIS POLIVINIL ALKOHOL (PVA)

Liska Triyastiti, Didik Krisdiyanto

Abstract


Pelepah pohon salak merupakan salah satu limbah perkebunan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber serat bionanokomposit. Kandungan selulosa pada pelepah salak dapat diisolasi dan digunakan sebagai bahan pengisi (filler) pada film plastik biodegradable yang dapat memberikan pengaruh pada sifat mekanis plastik. Nanokristal selulosa telah diisolasi dari pelepah salak dengan tujuan untuk mempelajari dan mengetahui pengaruh aplikasinya sebagai pengisi terhadap film PVA. Nanokristal diisolasi dengan metode hidrolisis asam. Karakterisasi dilakukan dengan Fourier Transform Infrared (FTIR), X-Ray Difraction (XRD) dan Scanning Electron Microscopy (SEM).Selanjutnya nanokristal selulosa digunakan sebagai filler pada film PVA dan dikarakterisasi untuk mengetahui sifat mekanis dari komposit. Hasil FTIR menunjukkan munculnya serapan khas selulosa pada bilangan gelombang 894 cm-1 dan puncak khas selulosa pada sudut 2θ sekitar 15.4° dan 22.3°. Kristalinitas pelepah salakyaitu sebesar 43% sedangkan nanoselulosa mengalami kenaikan kristalinitas menjadi 58.42%. Ukuran kristal pelepah salak sebesar 21.09 nm sedangkan ukuran kristal nanoselulosa lebih kecil yaitu 16.52 nm. Karakterisasi film PVA meliputi kuat tarik dan elongasi dimana menunjukkan bahwa penambahan nanokristal selulosa 10%, 20% dan 30% menurunkan nilai kuat tarik dan persentase elongasi pada film komposit PVA.

Kata kunci:   Nanoselulosa, hidrolisis asam, film komposit, polivinil alkohol.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats