PENGARUH MINYAK PADA PEMBUATAN KULIT LEMAS SAMAK NABATI YANG MENGGUNAKAN QUEBRACHO SEBAGAI BAHAN PENYAMAK DENGAN SISTEM C-RFP

Sri Sutyasmi

Abstract


Quebracho adalah bahan penyamak nabati yang berasal dari kayu Quebracho. Quebracho dapat digunakan untuk menyamak kulit lemas samak nabati dengan sistem Coditioning Fass Rapid Powder (C-RFP). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan minyak pada pembuatan kulit lemas dengan bahan penyamak nabati (quebracho) dengan sistem C-RFP. Kulit pikel disamak nabati menggunakan quebrcho dengan sistem samak cepat atau C-RFP. Untuk mendapatkan kulit samak nabati yang lemas perlu penggunaan minyak yang tepat. Variasi quebracho yang digunakan adalah 15%, 20%, dan 25%, sedangkan variasi minyak yang digunakan untuk peminyakan kulit adalah 12,5%, 15% dan 17,5%. Kulit tersamak selanjutnya di uji oganoleptis, fisis dan morfologi kulit. Hasil uji kulit tersamak hasil penelitian secara organoleptis, fisis dan morfologi kulit adalah baik dan kulit terlihat lemas seperti kulit jaket yang disamak krom. Hasil uji morfologi kulit terlihat bahwa jaringan kulit tetap padat dan kuat. 

Kata kunci: C-FRP, kulit lemas, pengaruh minyak, quebracho, penyamakan nabati.


Full Text:

PDF

References


BSN. (2011). SNI 4593:2011 Kulit Jaket Domba/kambing, Dewan Standarisasi Nasional – DSN.

Covington, A.D. 2009, Tanning Chemistry The Science of Leather.Royal Society of Chemistry.www.rsc.org.

Evans, C., S., Suparno, O., Covington, A., D. 2012. Teknologi Baru Penyamakan Kulit Ramah Lingkungan : Penyamakan Kombinasi Menggunakan Penyamak Nabati, Naftol dan Oksazolidin. Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor

Fuck, W.F., M. Gutterres, N. R. Marcílio, S. Bordingnon , (2011), The influence of Chromium supplied by tanning and wet finishing processes on the formation of cr(vi) in leather, Brazilian journal of Chemical Engineering 28(2), ISSN 0104-6632

Juliyarsi, I., D. Novia dan J. Helson, (2013), Kajian Penambahan Gambir sebagai Bahan Penyamak Nabati terhadap Mutu Kimiawi Kulit Kambing, Jurnal Peternakan Indonesia, Vol 15 (1), ISSN 1907-1760.

Kasim, A., Sri Mutiar, (2016), Penyamakan Kulit Kambing Untuk Memperoleh Kulit Tersamak Ber kekuatan Tarik Tinggi Melalui Penyamakan Kombinasi, Prosiding Seminar Nasional Kulit, Karet dan Plastik Ke-5 ISSN : 2477-3298, Yogyakarta, 26 Oktober 2016

Kasmudjiastuti, E., Sutyasmi, S., & Widowati, T. P. (2015). Pemanfaatan tanin dari kulit kayu tingi (Ceriops tagal) sebagai bahan penyamak nabati: pengaruh penambahan alum dan mimosa. Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, 31(1), 45-54.

Luck, W. and B. Zinz, (1987), Economical Manufacture of Vegetable-Tanned Leather, To the C-FRP Process, Bayer.

Langmaier, F., Mokrejs, P., Karnas, R., Mládek, M., & Kolomazník, K., (2006). Modification of chrome tanned leather waste hydrolysate with epichlorhydrin. Journal-Society of Leather Technologists and Chemists, 90(1), 29.

Mahdi.H., Palmika.K., Gurshi.A., Covington.D., (2009), Potential of Vegetable Tanning Materials and Basic Alluminium Sulphate in Sudannese Leather Industry, Journal of Engineering Science and Technology Vol.4(1):20 -31

Mukherjee, G. (2012). Modification of chrome tanned waste with epichlorohydrin. Journal of Indian Leather technologists Association, 62 (10), 902- 908.

Mustakim, M., Aris, S. W., & Kurniawan, A. P. (2010). Perbedaan Kualitas Kulit Kambing Peranakan Etawa (PE) dan Peranakan Boor yang Disamak Krom. Jurusan Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak. Jurnal Ternak Tropika, 11(1), 38–50.

Mutlu, M. M., Crudu, M., Maier, S. S., Deselnicu, D., Albu, L., Gulumser, G., ... & Adiguzel Zengin, A. C. , (2014). Eco-leather: Properties of Chromium-free Leathers Produced with Titanium tanning Materials obtained from the Wastes of the metal Industry. Ekoloji, 23(91), 83-90.

Musa, A. E., Gasmelseed, G. A., & Sciences, I. (2013). Eco-friendly Vegetable Combination Tanning System for Production of Hair-on Shoe Upper Leather, 2(1), 5–12

Nasr, A.L., Abdelsalam, M.M. and Azzam, A.H., (2013). Effect of tanning Method and region on Physical and Chemical properties of barki sheep leather, Journal Of Sheep And Goad Sciences, 8(1); 123-130.

O’Flaherty, Reddy FOT, Lollar MR. 1978. The Cemicals and Technology of Leather Reinhold Publishing Corporation. New York

Pérez, Miriam; García, Mónica; Blustein, Guillermo; Stupak, Mirta (2007). "Tannin and tannate from the quebracho tree: An eco-friendly alternative for controlling marine biofouling". Biofouling. 23 (3): 151–159.

Prayitno, (2014)., Penelitian Pembuatan Kulit Jaket Ramah Lingkungan Menggunakan Bahan Penyamak Nabati, Prosiding Seminar Nasional Kulit, Karet, dan Plastik ke-3 Yogyakarta, 29 Oktober 2014.

Sarker1, B.C., Bristy Basak, Md. Sajedul Islam, (2013), Chromium effect of tannery waste water and appraisal of toxicity: alternative treatment, International Journal of Agronomy and Agricultural Research (IJAAR) ISSN: 2223-7054 (Print) 2225-3610.

Setiawan,A., Putut Har Riyadi, Sumardianto, 2015, Pengaruh Penggunaan Gambir (Uncaria gambier) Sebagai Bahan Penyamak Pada Proses Penyamakan Kulit Terhadap Kualitas Fisik Kulit Ikan Nila (oreochromis niloticus), Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan 4 (2) hal 124-132

Sreeram, K.J., Aravindhan,R., Raghava RaoNair,B.U., (2010). Development of Natural Garment Leather A Metal-Free Approach, JALCA, 105(12), 288-420.

Sundar, V. J., Raghavarao, J., Muralidharan, C., & Mandal, A. B. (2011). Recovery and utilization of chromium-tanned proteinous wastes of leather making: A review. Critical Reviews in Environmental Science and Technology, 41(22), 2048-2075

Suparno, O., Covington, A. D., & Evans, C. S. (2010). Teknologi baru penyamakan kulit ramah lingkungan: penyamakan kombinasi menggunakan penyamak nabati, naftol dan oksazolidin. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 18(2), 79-84.

Sutyasmi, S., Widowati, T. P., & Setyadewi, N. M. (2016). Pengaruh mimosa pada penyamakan kulit jaket domba samak nabati menggunakan sistem C-RFP, ditinjau dari sifat organoleptis, fisis, dan morfologi kulit. Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, 32(1), 31-38.

Sutyasmi, S. (2017). Efektivitas penggunaan gambir sebagai bahan penyamak nabati sistem C-RFP untuk pembuatan kulit jaket dari kulit domba. Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, 33(1), 11-18.

Valeika,V.,Sirvaityte,J.,Beleska,K., (2010). Estimation of Chrome Free Tanning Method Suitability in Conformity with Physical and Chemical Properties of Leather. Materian Science (medzigotyra) ISSN 1392-1320, Vol.16 no. 4. 330 - 338.

Vélez, M.V.; Salazar Begazo, J. S.; Pacheco Curie, J.; Pezo Carreón, D.; Franco Febres, F., (2016), Kuantitative Histology of The Skin of Alpacas Differentiated by Fiber Quality. Archivos Latinoamericanos de Producción Animal Vol.24 (1) pp.7-10.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats