PENCANGKOKAN GELATIN DAN AKRILAMIDA MENGGUNAKAN MICROWAVEUNTUK APLIKASI PENJERNIHAN AIR LIMBAH INDUSTRI PENYAMAKAN KULIT

Noor Maryam Setyadewi, Dona Rahmawati, Sugihartono Sugihartono

Abstract


Gelatin bersifat amphoter memilikiaktivitas flokulasi sehingga dapat digunakan sebagai renewable flokulan. Pencangkokan gelatin dengan polimer lain yang memiliki kemampuan flokulasi tinggi (akrilamida) diharapkan dapat meningkatkan kinerja flokulan gelatin pada proses pengolahan limbah cair.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kopolimer cangkok(gafting) antara gelatin, akrilamidadan metilen bis akrilamida menggunakan metode iradiasi microwave.Pengukuran kinerja flokulan hasil pencangkokan pada aplikasi pengolahan limbah industri penyamakan kulit meggunakan parameter penyerapan air, TDS, COD dan kekeruhan. Gelatin-g-AM yang dihasilkan memiliki daya penyerapan air paling banyak pada variasi A1B1 (akrilamida 4g:,metilen bis akrilamida 0,1 g), persentase penurunan total dissolved solids (TDS) paling besar didapat pada perlakuan gafting A3B1 (akrilamida 8 g : metilen bis akrilamida 0,1 g) yaitu 2,1%, penurunan nilai COD tertinggi didapat pada perlakuan penggunaan A3B1 (akrilamida 8 g : metilen bis akrilamida 0,1 g) yaitu sebesar 27,3%, dan peningkatan penurunan kekeruhan tertinggi didapat dari perlakuan A2B2 (akrilamida 6 g : metilen bis akrilamida 0,2 g) sebesar 39,6%.

Kata kunci: gelatin, gafting, iradiasi microwave, akrilamida, metilen bis akrilamida.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats